Maros – Dosen Universitas Handayani Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui partisipasi pada Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Nasional ADPERTISI Tahun 2026 yang dilaksanakan di Desa Marannu, Kabupaten Maros. Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi dosen dari berbagai perguruan tinggi dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat terkait pemanfaatan teknologi untuk mendukung pembangunan desa.
PKM Nasional ADPERTISI mengangkat tema digitalisasi pertanian dan penguatan koperasi desa, sebagai upaya mendorong transformasi digital di sektor pertanian sekaligus meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola potensi ekonomi lokal. Kegiatan tersebut melibatkan akademisi dari berbagai perguruan tinggi yang berkolaborasi menyampaikan materi sesuai bidang keahlian masing-masing.
Dari Universitas Handayani Makassar, tiga dosen turut berperan sebagai narasumber, yakni Najirah Umar, S.Kom., M.T., Arnida Idrus, S.E., M.Si., dan Dr. Imran Taufik, S.T., M.T. Ketiganya menyampaikan materi yang berfokus pada pemanfaatan teknologi digital, penguatan tata kelola kelembagaan, serta strategi pemberdayaan masyarakat dalam menghadapi tantangan era transformasi digital.
Melalui penyampaian materi tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya penerapan teknologi informasi dalam mendukung produktivitas sektor pertanian, pengelolaan koperasi yang lebih modern, serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia di tingkat desa. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan usaha masyarakat sekaligus memperkuat daya saing ekonomi lokal.
Keterlibatan dosen Universitas Handayani Makassar dalam PKM Nasional ADPERTISI merupakan bagian dari komitmen institusi dalam menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui kegiatan pengabdian yang aplikatif dan berkelanjutan. Selain menjadi implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.
Pelaksanaan PKM Nasional ADPERTISI di Kabupaten Maros sendiri melibatkan ratusan dosen dari berbagai perguruan tinggi swasta di Indonesia yang diterjunkan ke sejumlah desa untuk melaksanakan berbagai program pengabdian sesuai kebutuhan masyarakat setempat. Program ini menjadi salah satu agenda nasional ADPERTISI dalam memperkuat peran perguruan tinggi sebagai mitra strategis pembangunan daerah melalui kegiatan edukasi, pendampingan, dan pemberdayaan masyarakat.
Universitas Handayani Makassar berharap partisipasi aktif dosen dalam kegiatan pengabdian seperti ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat sekaligus memperkuat jejaring kolaborasi akademik dengan berbagai perguruan tinggi dan pemangku kepentingan dalam mewujudkan pembangunan desa yang inovatif, mandiri, dan berbasis teknologi.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.