
MAKASSAR – Universitas Handayani Makassar (UHM) menggelar Ramah Tamah Wisuda Angkatan XXV Tahun 2026 pada Kamis malam, 29 Oktober 2026, di Hotel Swiss-Belinn Panakkukang, Makassar. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memberikan motivasi dan pembekalan kepada para calon wisudawan dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja, kehidupan bermasyarakat, serta tantangan masa depan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Rektor Universitas Handayani Makassar, Prof. Dr. Muhammad Yaumi, M.Hum., M.A., Anggota DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Muslimin Bando, serta jajaran pimpinan universitas, wakil rektor, dekan, dosen, dan keluarga besar Universitas Handayani Makassar.
Dalam suasana penuh keakraban, kedua tokoh menyampaikan pesan dan pandangan mengenai pentingnya pendidikan, integritas, kemandirian, serta peran generasi terdidik dalam memberikan kontribusi bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.
Rektor UHM: Wisuda Bukan Akhir, tetapi Awal Perjalanan untuk Terus Berkarya
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Handayani Makassar, Prof. Dr. Muhammad Yaumi, M.Hum., M.A., menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses pendidikan, melainkan awal dari perjalanan intelektual dan profesional yang lebih luas. Para lulusan diharapkan tidak berhenti belajar setelah memperoleh gelar akademik, tetapi terus mengembangkan kompetensi dan memperbarui pengetahuan sesuai dengan perkembangan zaman.
Rektor menyampaikan sejumlah pesan penting kepada para wisudawan dan wisudawati, di antaranya pentingnya pembelajaran sepanjang hayat, menjaga integritas dan etika profesional, menguasai teknologi, mengembangkan inovasi, serta menjadikan ilmu pengetahuan sebagai sarana untuk memberikan solusi bagi berbagai persoalan di masyarakat.
Menurutnya, gelar akademik perlu diiringi dengan karakter yang kuat, kejujuran, tanggung jawab, kedisiplinan, dan komitmen terhadap nilai-nilai moral. Kompetensi intelektual saja tidak cukup apabila tidak disertai integritas dalam menjalankan profesi dan kehidupan bermasyarakat.
Rektor juga menyoroti perkembangan transformasi digital dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang semakin memengaruhi berbagai bidang kehidupan. Dalam menghadapi perubahan tersebut, alumni perguruan tinggi dituntut tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk menciptakan inovasi, meningkatkan produktivitas, dan menghasilkan solusi yang bermanfaat.
Lebih lanjut, Rektor memberikan penekanan terhadap perbedaan peran dan tanggung jawab lulusan sarjana serta magister. Lulusan sarjana diharapkan mampu menerapkan ilmu pengetahuan secara profesional sesuai bidang keahliannya, sedangkan lulusan magister diharapkan memiliki kemampuan analitis, penelitian, dan kepemimpinan yang lebih mendalam sehingga mampu menghasilkan gagasan serta kebijakan berdasarkan kajian ilmiah.
Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan seseorang tidak semata-mata diukur dari gelar akademik, jabatan, ataupun penghasilan, melainkan dari manfaat dan kontribusi yang diberikan kepada orang lain.
Menutup sambutannya, Rektor berharap seluruh lulusan dapat menjaga nama baik Universitas Handayani Makassar melalui prestasi, karya, keteladanan, dan pengabdian nyata di tengah masyarakat. Para alumni diharapkan mampu membawa ilmu pengetahuan dengan kerendahan hati, menjalankan profesi dengan integritas, serta terus berinovasi dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Muslimin Bando: Alumni Harus Bangga terhadap Almamater dan Berani Menciptakan Peluang
Pada kesempatan yang sama, Anggota DPR RI Fraksi PAN, Muslimin Bando, turut menyampaikan motivasi kepada para calon wisudawan agar senantiasa memiliki kebanggaan terhadap almamater dan menjaga nama baik Universitas Handayani Makassar di mana pun berada.
Dalam sambutannya, ia mengapresiasi peran Universitas Handayani Makassar dalam melahirkan lulusan yang memiliki bekal ilmu pengetahuan dan kompetensi untuk berkiprah di tengah masyarakat. Menurutnya, menjadi bagian dari keluarga besar UHM merupakan kebanggaan yang harus tetap dijaga meskipun para mahasiswa telah menyelesaikan pendidikan dan memasuki dunia profesional.
Muslimin Bando juga mengajak para alumni untuk ikut berkontribusi terhadap pengembangan almamater. Salah satu bentuk kontribusi tersebut dapat diwujudkan dengan memperkenalkan Universitas Handayani Makassar kepada masyarakat serta mengajak keluarga, teman, dan lingkungan sekitar untuk melanjutkan pendidikan di kampus tersebut.
Selain berbicara mengenai kebanggaan terhadap almamater, ia membagikan pengalaman hidupnya sebagai motivasi bagi para lulusan. Ia menceritakan perjalanan hidup yang telah mengajarkannya tentang arti kerja keras dan kemandirian sejak usia muda, termasuk pengalamannya bekerja sebagai loper koran.
Pengalaman tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan tidak diperoleh secara instan, melainkan melalui perjuangan, kesungguhan, dan kemauan untuk terus berusaha.
Muslimin Bando juga mengingatkan para lulusan agar tidak membatasi ukuran kesuksesan hanya pada kesempatan menjadi aparatur sipil negara (ASN) atau pegawai negeri sipil (PNS). Menurutnya, terdapat banyak peluang yang dapat dikembangkan setelah menyelesaikan pendidikan tinggi, termasuk menjadi pengusaha, membangun usaha mandiri, dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang lain.
Ia turut berpesan agar para lulusan tidak merasa rendah diri karena telah menempuh pendidikan di perguruan tinggi swasta. Status perguruan tinggi negeri maupun swasta bukanlah satu-satunya penentu keberhasilan seseorang. Kesungguhan dalam belajar, kemampuan mengembangkan diri, dan keberanian mengambil peluang menjadi faktor penting dalam meraih masa depan yang lebih baik.
Dalam kaitannya dengan cita-cita Indonesia Emas 2045, Muslimin Bando mengajak para alumni untuk mempersiapkan diri menjadi bagian dari generasi yang berdaya saing, mandiri, dan mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan bangsa. Ia berharap para lulusan dapat memanfaatkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama kuliah untuk menciptakan peluang serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
236 Calon Wisudawan Siap Melangkah ke Babak Baru
Ramah Tamah Wisuda Angkatan XXV Tahun 2026 diikuti oleh 236 calon wisudawan dan wisudawati dari enam program studi pada jenjang sarjana dan magister.
Jumlah tersebut terdiri atas 70 calon lulusan Magister Sistem Informatika, 104 calon lulusan S1 Teknik Informatika, 28 calon lulusan S1 Sistem Komputer, 13 calon lulusan S1 Sistem Informasi, 16 calon lulusan S1 Hukum, serta 5 calon lulusan S1 Administrasi Publik.
Melalui kegiatan ini, Universitas Handayani Makassar tidak hanya menjadi saksi atas pencapaian akademik para mahasiswa, tetapi juga memperkuat hubungan kekeluargaan antara universitas dan calon alumni. Ramah tamah menjadi ruang untuk saling berbagi pengalaman, menyampaikan harapan, serta meneguhkan kembali hubungan antara lulusan dan almamater.
Universitas Handayani Makassar berharap seluruh calon wisudawan dan wisudawati mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan. Para lulusan juga diharapkan dapat menjadi sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memiliki semangat kewirausahaan dan pengabdian kepada masyarakat.
Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan ramah tamah ini, para calon lulusan diharapkan siap memasuki perjalanan baru dengan tetap membawa nilai-nilai yang telah ditanamkan selama menempuh pendidikan di Universitas Handayani Makassar.
Terus belajar, berkarya dengan integritas, berani berinovasi, dan senantiasa membanggakan almamater menjadi bekal penting bagi para alumni untuk mengambil peran dalam membangun masyarakat dan menyongsong Indonesia Emas 204
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.